Mengonsumsi makanan memiliki nutrisi ialah persyaratan khusus supaya kehamilan sehat. Makanan yang bergizi dapat menjadi obat penambah darah alami untuk Ibu yang hamil. lalu apa saja sih asupan bergizi sebagai penambah darah bagi ibu hamil

Kekurangan darah ialah permasalahan khusus yang sering dialami waktu hamil. Keadaan ini sering disebutkan anemia defisiensi besi atau kekurangan zat besi pada darah.

Anemia defisiensi besi adalah keadaan yang umum dalam kehamilan. Ini muncul karena bertambahnya kebutuhan badan dan kenaikan volume darah.

Zat besi yang rendah bisa membuat ibu hamil terasa capek, sakit di kepala, pusing, terasa lemas, atau napas sesak. Ini kemungkinan dirasakan seorang wanita di satu waktu dalam kehamilannya,”

Saat hamil, Bunda memerlukan 2x lipat zat besi untuk membuat sel darah merah di badan. Sel darah merah membawa oksigen ke jaringan dan organ dan janin dalam kandungan.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menekankan betapa utamanya ibu hamil mengonsumsi makanan imbang, terhitung zat besi dan asal folat. Zat besi benar-benar diperlukan pada trimester ke-2 dan ke-3 kehamilan.

Mencuplik situs Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, keperluan kandungan zat besi (Fe) pada ibu hamil ialah sekitaran 800 miligram (mg). Keperluan itu terbagi dalam 300 mg yang diperlukan untuk janin dan 500 g untuk menambahkan periode hemoglobin maternal.

Dalam pada itu, kelebihan sekitaran 200 mg bisa diekskresikan lewat usus, kulit, dan urine. Pada makanan ibu hamil, setiap 100 kalori bisa hasilkan sekitar 8-10 mg zat besi.

Untuk penghitungan makan sekitar 3x, dengan kalori sekitar 2500 kal bisa hasilkan 20-25 mg zat besi sehari-harinya. Melalui penghitungan 288 hari, Bunda dapat hasilkan zat besi sekitaran 100 mg.

Dari penghitungan ini, karena itu keperluan zat besi masih tidak cukup pada ibu yang hamil, hingga memerlukan konsumsi tambahan, misalkan dari tablet zat besi (Fe).

pexels anthony shkraba 7524622

Tanda-tanda kekurangan darah pada ibu hamil

Kehamilan bisa menambah supply darah Bunda sampai 50 %. Disini zat besi diperlukan untuk membikin sel darah.

Kenaikan supply darah ini memerlukan semakin banyak sel darah merah dan zat besi untuk membuat sel darah itu. Bila badan kekurangan darah, Ibu hamil dapat alami anemia dengan tanda-tanda seperti berikut:

  • Ibu Hamil akan merasakan cepat capek dan badan akan terasa lebih capek.
  • Keadaan denyut jantung jadi tidak pasti.
  • Warna kulit terlihat lebih pucat dari umumnya.
  • Sisi dada akan terasa ngilu dan disertai dengan sakit di kepala.
  • Napas sesak akan dirasakan oleh Ibu Hamil yang alami keadaan anemia.

Dalam pada itu, beberapa Bunda yang kekurangan darah atau anemia kemungkinan merasakan tanda-tanda yang jarang ada, misalnya:

  • Gatal di bagian badan.
  • Makin lama rambut akan semakin rontok.
  • Indra perasa sedikit akan berbeda.
  • Sariawan di sisi bagian mulut.
  • Telinga akan seringkali berdering.

Obat penambah darah ibu hamil dari makanan

Asupan bergizi sebagai penambah darah bagi ibu hamil disarankan mengkonsumsi obat penambah darah untuk menanggulangi kekurangan zat besi. Kekurangan zat besi bisa tingkatkan resiko kematian ibu dan bayi, berat tubuh lahir rendah, dan kelahiran prematur.

Zat besi dapat dipenuhi dari konsumsi obat penambah darah seperti tablet Fe, Bund. Disamping itu, ada beberapa tipe makanan yang dapat menjadi obat penambah darah ibu hamil. Merilis dari bermacam sumber, berikut 10 makanan itu:

Sayur bayam

Sayur bayam tidak cuman kaya anti-oksidan dan vitamin, tetapi juga zat besi. Pada sebuah porsi (mangkok) bayam memiliki kandungan sekitaran 6,4 mg zat besi.

Sayur hijau ini dapat dibuat menjadi beragam menu makan supaya Bunda tidak jemu. Seperti Memasak bayam dengan menumis atau menambahnya dengan telur.

Daging

Daging sapi tanpa lemak menjadi alternatif makanan atau obat penambah darah alami. Daging merah adalah sumber zat besi terbaik karena salam satu jatah (3 ons) memiliki kandungan sekitaran 1,5 mg zat besi.

Untuk Ibu hamil, daging terbaik dihidangkan matang ya. Konsumsi daging yang tidak masak sepanjang hamil beresiko tercemar bakteri.

pexels cottonbro 4252133

Brokoli

Brokoli bisa menjadi obat penambah darah alami karena memiliki kandungan banyak gizi. Dalam semangkuk brokoli memiliki kandungan 1 mg zat besi dan vitamin C. Nah, vitamin C bisa menolong penyerapan zat besi.

Konsumsi brokoli perlu berhati-hati bila Bunda mengalami morning sickness. Brokoli berbau yang menusuk saat dimasak lho.

Ayam

Ayam memiliki kandungan 1,5 zat besi pada sebuah porsi (8 ons). Bunda disarankan makan ayam yang sudah diolah matang untuk menghindari bakteri beresiko, seperti listeria.

Ikan salmon

Ikan salmon memiliki kandungan sekitaran 1,5 zat besi. Ikan tipe ini terhitung aman dimakan sepanjang hamil asal diolah hingga masak.

Selainnya jadi sumber zat besi, ikan salmon memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan gizi penting lain untuk badan. Salmon rendah merkuri dibanding beberapa macam ikan yang lain.

Asparagus

Asparagus kaya zat besi dan dapat menjadi obat penambah darah alami. Bunda dapat memenuhinya dengan membuat satu mangkuk sup asparagus yang tambah biji wijen supaya semakin banyak kandungan zat besi.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan memiliki kandungan zat besi dan protein. Tipe kacang lentil paling tepat jadi obat penambah darah sepanjang hamil karena tinggi zat besi.

Dalam secangkir kacang lentil ada sekitaran 6,6 mn zat besi. Selainnya kacang lentil, Bunda dapat memperoleh gizi serupa dengan konsumsi kacang polong atau buncis.

Buah-buahan memiliki kandungan vitamin C

Vitamin C bisa menolong peresapan zat besi yang diasup Bunda sepanjang hamil. Saat mengonsumsi makanan kaya zat besi, Bunda dianjurkan untuk memadukannya dengan vitamin C.

“Penting untuk mempunyai gabungan zat besi dan vitamin C karena bisa dipakai untuk peresapan zat besi yang lebih bagus,” tutur pakar nutrisi di Bangalore, Dr Anju Sood, diambil dari Mom Juction.

Beberapa buah-buahan sumber vitamin C ialah jeruk, lemon, stroberi, pepaya dan buah kiwi.

Buah kurma

Kurma sebagai sumber folat, yang menolong mengurangi peluang cacat lahir. Kurma sediakan zat besi dan vitamin K, Bunda.

Memperoleh semakin banyak zat besi bisa tingkatkan tingkat energi Bunda dan menantang anemia defisiensi besi. Disamping itu, untuk sumber fruktosa alami, kurma dalam menolong Bunda menantang kecapekan saat hamil.

Buah apel dan delima

Konsumsi satu buah apel atau delima dalam satu hari bisa menolong melindungi kandungan darah di badan. Buah apel kaya zat besi dan elemen gizi lain, Bunda. Sementara buah delima kaya zat besi, kalsium, serat, dan protein yang dapat tingkatkan hemoglobin (Hb) dan membuat saluran darah sehat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.