Mencari Pekerjaan Di Australia (Edisi WHV)

Kalau teman-teman pembaca web tambah.info masih muda, di bawah 31 tahun, ingin mencoba berlibur sekaligus mencari pengalaman kerja di Australia, teman-teman bisa mendaftar visa bekerja dan berlibur atau Working Holiday Visa.

Visa Working Holiday adalah visa yang membolehkan turis untuk berkunjung suatu negara sekaligus bekerja dalam jangka pendek. Biasanya, orang melakukan working holiday setelah lulus sekolah sebagai gap year atau liburan yang biasanya dalam waktu setahun. 

Anak-anak muda dari negara Barat biasa mengambil gap year setelah lulus SMA atau kuliah. Dengan paspor mereka, banyak pilihan negara untuk mendaftar Visa Working Holiday. Akan tetapi untuk paspor Indonesia, sampai saat ini kita hanya bisa mengikuti Working Holiday di Australia.

Visa Working Holiday Australia ini lamanya setahun, namun dapat diperpanjang dua kali hingga waktu tinggal dengan visa ini maksimal tiga tahun. Untuk Memiliki visa ini dilakukan dengan daftar di Australia Visa Application Centre tapi kamu harus mengantongi dulu Surat Rekomendasi Pemerintah Indonesia (SRPI) yang bisa didapat dari Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sekarang border Australia sedang tutup karena COVID-19, sehingga pendaftaran visa Working Holiday sementara ditutup. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran visa ini, ikuti update di situs web Ditjen Imigrasi dan Kedutaan Besar Pemerintah Australia, ya.

Kali ini, saya mau share bagaimana cara melamar pekerjaan setelah sampai di Australia. Tidak hanya untuk pemegang visa Working Holiday, tapi bisa juga untuk pemegang visa pelajar atau visa lain.

Mencari Pekerjaan Di Australia Edisi WHV (Working Holiday Visa)

Mencari Pekerjaan Di Australia

Jujur saja, setelah sampai di Australia saya sempat kebingungan bagaimana cara mencari pekerjaan. Apalagi sebelumnya, saya tidak mencari informasi apapun mengenai cara mendaftar kerja. Yang aku tahu hanya, saya mau mencoba bekerja di perkebunan. Setelah dua tahun Working Holiday, akhirnya saya mengetahui bahwa ada banyak cara pencari kerja di Australia.

Gumtree

1. Gumtree

Gumtree ini merupakan salah satu situs web marketplace besar di Australia. Gumtree ini berbasis komunitas dan aku melihatnya mirip Kaskus tapi memang isinya jualan saja. Mulai dari info sewa/jual rumah, jual mobil bekas, jual barang bekas, sampai info lowongan pekerjaan. 

Pengalaman saya waktu masih di Australia, banyak lowongan pekerjaan hospitality yang ditawarkan di Gumtree, dan banyak yang lokasinya di kota besar. Seperti kerja restoran atau kafe. Untuk pekerjaan jenis perkebunan dan lokasi pelosok, tidak terlalu banyak.
airtasker

2. Airtasker

Airtasker merupakan marketplace untuk kerja freelance untuk tugas ringan seperti data entry, jasa pindahan rumah, atau desain logo dengan system bidding. Airtasker mempertemukan orang yang membutuhkan bantuan dan orang yang membutuhkan uang dengan kerja yang singkat. Saya dulu pernah menggunakan aplikasi airtasker. Kebanyakan pekerjaan yang tersedia saat itu adalah jasa untuk membantu pindahan rumah, jasa merakit furnitur, data entry, dan jasa desain logo dan untuk membuat website.

Tapi ada juga pekerjaan unik seperti tugas membuatkan sarapan dan mystery shopping yang pernah sebagian besar aku kerjakan. Saya pernah mendapatkan kerja mystery shopping untuk berkunjung ke bar-bar yang lokasinya dekat dengan apartemen dan sekali berkunjung yang hanya butuh 5 menit, saya dibayar 35 AUD alias 350 ribu rupiah. Lumayan kan!

Info mulut ke mulut

 

3. Info mulut ke mulut

Networking adalah hal yang sangat penting dalam mencari pekerjaan. Kebanyakan info pekerjaan yang saya dapatkan biasanya berasal dari teman serumah atau teman kerja. Selain itu biasanya bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah kalau diperkenalkan oleh teman. Beberapa kali saya mendapat info pekerjaan perkebunan dari teman, pernah juga didaftarkan oleh teman.

4. Datangi langsung

Untuk pekerjaan hospitality seperti hotel, restoran, atau kafe, bisa didaftar dengan mendatangi langsung tempatnya. Saya sendiri tidak pernah melakukan ini tapi banyak teman-teman yang mencetak resumenya dan kemudian menyebarkan dari toko ke toko. Point utama yaitu datang ke Australia

5. Hubungi langsung

Kalau sudah dapat info nomor kontraktor atau nomor orang yang in-charge dalam rekrutmen, baik dari teman atau dari info lowongan kerja yang kita temukan di Gumtree atau poster yang ditempel di depan toko, segera kirim SMS atau telepon ke nomornya. Biasanya, akan disuruh datang dalam waktu yang sudah disepakati. Ada yang perlu resume, ada juga yang tidak. Belum tentu diterima, tapi kan harus dicoba?

Demikianlah beberapa cara untuk mendapatkan pekerjaan di Australia dalam program Working Holiday Visa. Semoga COVID-19 cepat selesai, sehingga teman-teman bisa daftar WHV ke Australia!

nb : Ingat ya gaya hidup negara asal dan di negara Australia berbeda, jadi usahakan memiliki keterampilan bahasa inggris dulu, biar tidak terlalu ribet saat memulai bekerja disana 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *