Cara Install Linux Mint – Semenjak awalnya januari di 2020 microsoft umumkan bila sudah hentikan up-date security untuk windows 7, dipikiran mulai harus selekasnya berbenah untuk tukar OS yang mengupdate. Tetapi apa daya Detail Netbook tidak oke kembali untuk up-date ke windows 8.1 apa lagi ke windows 10. Windows 8 / 8.1 masih lumayan sih jika menggunakan HDD biasa, berbeda dengan Windows 10 dan Windows 11. Varian ini membutuhkan Upgrade ke Hardisk SSD, untuk mempercepat prosesnya.

Pada akhirnya admin tambahinfo coba beralih ke Linux dan coba ke Linux Mint yang yang katanya distro ini termudah dipakai, sebetulnya mimin dahulu pernah coba berpindah ke ubuntu karena BUG untuk akses internet tidak selesai-selesai jadi ke windows 7 kembali, dan ini peluang yang baik untuk beralih ke open source atau dapat disebut gratis.

Dari beberapa kali melakukan install ulang LinuxMint, saat admin tambahinfo share pengalaman untuk cara install linux mint ini, semoga dengan kemampuan yang cethek ini bisa memberikan motivasi ke yang lain untuk berpindah ke open source.

Linux Mint adalah distribusi Linux yang berbasi Debian-Ubuntu. Mempunyai tujuan membuat mekanisme operasi yang nyaman kuat dan gampang dipakai. Linux Mint dibikin oleh Clement Lefebvre dan diperkembangkan dengan teratur dan aktif oleh komune yang ada di dalamnya, salah satunya ciri-ciri khusus Linux Mint ialah Desktop Cinnamon yang diperkembangkan oleh pengembang Linux Mint

Cara Install Linux Mint Memakai Flashdisk (before)

sebelum melakukan install ulang atau coba install dengan metode dual boot, alangkah baiknya kalau kalian backup semua data penting dulu untuk menghindari suatu hal yang tidak terduga, seperti Sytem Crash, Partisi Rusak, Disk Error, salah instalasi dan lain sebagainya.

Cara Install Linux Mint Menggunakan Flashdisk

Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah menyiapkan beberapa bahan sebagai berikut ini :

  • Flashdisk / Flashdrive minimum 8GB
  • Software RUFUS download disini : https://rufus.ie/id (atau kalian bisa menggunakan software lainnya)
  • OS Linux Mint download disini : https://linuxmint.com/download.php

Pembuatan Bootable Linux Mint

Setelah bahan sudah di download, sekarang langkah selanjutnya adalah membuat bootable linux mint di flashdisk, sederhananya adalah kita bisa melakukan install ulang Linux Mint menggunakan Flashdisk atau flashdrive.

Sebelum melangkah ke membuat bootablenya, alangkah baiknya kalian menghafalkan dahulu letak lokasi dari software rufus dan OS linux mint terlebih dahulu untuk mempermudah proses selanjutnya, terima kasih.

Membuat bootable Linux dengan Rufus

Langkah pembuatan bootable, tapi sebelum lanjut ke langkahnya colokkan dahulu flashdisk/flashdrive ke PC/laptop lalu lanjut jalankan software rufus, lanjut perhatikan gambar diatas dan pertahitkan fungsi menu di Rufus dibawah ini :

  1. Lokasi atau nama flashdisk/flashdrive anda
  2. Lanjut klik Select, masukkan ISO linuxmint di lokasi yang sudah kamu hafalkan tadi.
  3. Pilih MBR/GPT
  4. Pilih Extensi dari FAT, FAT32 dll
  5. Ready, Start, Close adalah proses untuk memulai dan proses telah selesai.

Langkah pembuatan Bootable LinuxMint versi admin tambahinfo

  • Colok flashdrive
  • Masukkan ISO Linux
  • Karena Laptop admin hanya support MBR maka admin memilih MBR
  • Selanjutnya biarkan default lalu klik START
  • Tunggu proses selesai dan sudah jadi

Setting BIOS

Setelah kalian membuat bootable, langkah selanjutnya adalah setting BIOS di PC atau laptop kamu. Dikarenakan cara masuk BIOS di semua perangkat itu berbeda maka, admin akan menyederhanakan saja, dan mungkin tombolnya berbeda dengan perangkat kalian jadi mohon dimaklumi.

  • Colokkan Flashdisk yang sudah jadi tadi ke parangkat yang ingin diinstall ulang
  • Restart perangkat tersebut lalu tekan tombol DELETE (PC) / F1/F2 (Beberapa Laptop)
  • Jika sudah masuk ke BIOS, buatlah perangkat Flashdisk berada paling atas sendiri dari perangkat lainnya.
  • Jika sudah tekan F10 atau pilih Save & Exit untuk menyimpan pengaturan
  • Nanti akan auto Restart dan sudah bisa masuk ke OS Linux Mint
cinnamon
sumber : linuxmint

Proses Instalasi Linux Mint

Berbeda dengan windows, linux mint memberikan versi percobaan untuk kalian menikmati atau mencoba beberapa fitur dari Linux ini sendiri, istilahnya adalah “Live Demo”. Nah jika sudah betah kalian tinggal klik saja install untuk melanjutkan ke proses instalasi Linux sebenarnya.

installer language

Pertama – Setelah kalian klik install saat Live action, kalian akan disuguhkan ke pemilihan bahasa terlebih dahulu, silahkan sesuaikan bahasa kalian, kalau admin biar tidak ribet di tengah biasanya admin menggunakan bahasa english

installer internet

Kedua – kalian akan diberikan pilihan yaitu langsung menggunakan jaringan internet atau tidak. Kalau admin jelas memilih tanpa koneksi internet karena sinyal di pedesaan menghawatirkan.

  • I don’t want to connect to a wi-fi network right now (tanpa koneksi internet)
  • Connet to this network (menggunakan koneksi internet)
installer codecs

Ketiga – Jika kalian pilih menggunakan koneksi internet di pengaturan sebelumnya, maka kalian akan diberikan notifikasi untuk pilihan seperti gambar diatas. fungsi dari menu diatas adalah jika kalian memilih atan centang pilihan tersebut, maka otomatis akan mendownload aplikasi pilihan dan driver secara otomatis, dan ingat ini membutuhkan koneksi kenceng dan kuota banyak.

installer install

Keempat – kalian akan disuguhkan ke pengaturan pemilihan dan organisasi lokasi instalasi. Ada 2 point utama diatas, yaitu hapus semua isi hardisk, dan membuat partisi sendiri. admin lebih memilih membuat partisi sendiri.

  • Erase Disk and install Linux Mint (menghapus semua partisi)
  • Something else (membuat partisi sendiri)
installer partitions

Kelima – Jika kalian memilih something else, kalian akan di tampilkan gambar diatas (gambar diatas hanya contoh). kalian bisa meniru admin saat membuat partisinya, ingat admin kali ini menggunakan hardisk kosong ya, buka untuk dual boot.

installer partition

Partisi ala admin sendiri

Admin hanya menggunakan 3 partisi saja, yaitu : root, swap area dan home (menggunakan hdd 500gb), jadi sebelum membuat partisi baru, hapus semua data yang ada atau pilih mana saja partisi hardisk yang perlu dihapus. berikut lanjut ke pembuatan partisi baru

root / system (ini adalah lokasi system linux, klo di windows biasanya local disk:c)

  • Buat partisi baru dengan klik tanda +
  • Size 100gb
  • Primary | Begining of this space | ext4 journaling file system | / (root)

Swap Area (ram admin hanya 2GB jadi sesuaikan saja di perangkat kamu, biasanya 2x kapasitas ram)

  • Buat partisi baru dengan klik tanda +
  • Size 4GB
  • setting Logical | End of this space | Swap area

Home

  • Buat partisi baru dengan klik tanda +
  • Size Semua sisa dari hardisk
  • Primary | Begining of this space | Ext4 journaling file system | /home

Jika sudah terbuat semua partisi, lanjut arahak mouse ke /dev/sda lanjut klik Instal. Disela proses instalasi kalian akan disuruh memilih regional, keyboard layout dan username password perangkat kalian. setelah itu ya selesai proses instalasinya.

Tambahan

  • Untuk yang baru mengenal linux berasa ribet banget, tapi lama kelamaan bakal nyaman dan nyaman dihati kok, karena ini bukan OS Pak Tani
  • DIsalah satu perangkat yang saya install mengalami beberapa kasus, seperti driver vga tidak bisa terinstall (SIS VGA) , dan di satu perangkat lagi membutuhkan partisi kosong 300mb ntfs untuk proses instalasi agar lancar
  • Ingat kalian juga harus bisa membedakan mana GPT dan mana MBR akan saya buat postnya setelah ini
  • Untuk apa saja yang perlu dilakukan setelah instalasi lunux bakal admin post dalam waktu dekat, pantau saja terus
  • Penulisnya kaget setelah sekian lama g posting artikel dengan banyak kata dan banyak gambar :v
  • terima kasih

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.